Mencoba Jalur Alternatif, Perempatan Cantelan – Kuripan


Perbaikan Jalan Slarang 3

Mengingat jalur utama Cilacap – Jogja yang melalui Karangkandri – Kalisabuk – Slarang masih dalam proses pelebaran dan perbaikan, maka jelas terjadi kemacetan karena sistem buka tutup. Jalur alternatif jadi pilihan, seperti di tulisan sebelumnya yang merupakan Reblog dari blog lain. Terlihat agak rumit karena lewat jalan kampung, namun harus dicoba sendiri.

Cantelan - Kuripan

Saya bagi ruas Kuripan – Cantelan menjadi beberapa segmen. Dimulai dari “A” yang merupakan pasar Kuripan, dari sini tidak ada masalah, mau pilih lurus ke barat (proliman Tritih) atau belok ke Selatan (Karangkandri, jalur lingkar, Menganti). Sedangkan titik “I” merupakan lampu merah Cantelan. Kalo dilihat dari titik A ke I sebenarnya lurus, sayangnya jalan yang dibangun musti berkelok-kelok.

Segmen A – B

Cantelan - Kuripan - Jalan Kendeng

Dari pasar Kuripan, lurus ke Timur sepanjang jalan Kendeng. Kondisi jalan aspal rusak, terkelupas di sana-sini, berdebu, namun lubang jalan tidak terlalu dalam. Lebar jalan cukup lebar, truk tronton dua bisa berpapasan, walau harus sampai pinggir badan jalan. Kondisi lalu lintas adalah perkampungan, banyak lalu lalang motor dan sepeda bahkan pejalan kaki. Hati-hati juga dengan anak kecil yang bisa saja nyelonong. Untuk sekarang kondisi cukup ramai, bus-bus AKAP dan truk lewat sini.

Segmen B – C – D

Cantelan - Kuripan - B - F

Setelah belokan pertama di Jalan Kendeng, jalur masuk ke belokan kanan. Jalan menyempit, menyeberangi rel tanpa pintu perlintasan. Kondisi jalan makin banyak lubang dan aspal yang hilang. Kondisi lalu lintas sekarang ramai dan di titik “B” dan “C” untuk sekarang banyak orang-orang yang mengatur kendaraan, jadi sistem buka tutup. Antara “C” dan “D” masuk Jalan Protokol yang cukup lebar, namun ramai, ada jembatan yang menyempit dan ada pengatur kendaraan.

Segmen D – E – F

Kondisi jalan masih sama dengan C-D, namun sedikit lebih lebar. Lalu lintas cukup sepi, namun untuk kondisi sekarang ada satu dua mobil pribadi yang lewat, agak persendat di tikungan D. Melewati jalan di tengah sawah dan setelahnya ada belokan S lalu masuk jalan kampung. Mendekati titik “E” jalan makin rusak, batu-batu lepas. Antara E sampai E ada proyek saluran, banyak material batu dan pasir di pinggir jalan.

Segmen F – G

Cantelan - Kuripan - F - G

Jalan sempit, awas di titik F jika belok ke kiri/barat adalah jalan buntu. Jalur F – G aspal masih mulus, walaupun perkerasan Burda. Melewati jembatan lalu jalur di tengah sawah dan ada pertigaan yang berbelok tajam. Setelah melewati gilingan padi, jalan kembali rusak, kerikil lepas, belok kiri sedikit lalu kanan, sampai di titik G.

Segmen G – H

Cantelan - Kuripan - G - H

Jalan lebih lebar, namun melewati pemukiman yang padat, masih tampak beraspal namun banyak lubang kecil di sana sini. Banyak aktifitas orang kampung dan anak-anak di jalanan, hati-hati.

Segmen H – I

Cantelan - Kuripan - H- I

Setengahnya masih mirip segmen G-H (jalanan kampung, aspal berlubang kecil), namun kondisinya lebih sepi. Kemudian masuk jalur di tengah sawah yang banyak batu kerikil lepas. Lebarnya kurang lebih seperti pada foto di atas. Lalu sampai di titik I (lampu merah Cantelan). Lampu merah dijadikan satu fase (bersamaan menyalanya) dengan arah berlawanan (dari Adipala), jadi mesti lebih berhati-hati kalo mau lurus ke Timur. Waspadai juga ada motor yang jalan terus dari arah selatan walaupun lampu sedang menyala merah.

Semoga Bermanfaat

Iklan

4 pemikiran pada “Mencoba Jalur Alternatif, Perempatan Cantelan – Kuripan

  1. biar jelas yang mana laki laki yang mana perempuan kang. sudah paham atau belum :mrgreen:

    kalo kang maskur tanya ke saya, ya saya pribadi sih sudah paham maksudnya tapi belum jelas apa maksudnya. hoahahahaha

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s