Motor Bukan Hama Jalanan Yang Harus Disingkirkan


image

Kemarin- kemarin beredar foto seperti ini, bukan hal baru barangkali adalah kejadian sehari-hari, jadi tidak banyak diabadikan.

Melihat hal seperti ini, kita perlu bijaksana menyikapinya, baik dari pihak motor maupun sisi busnya.

Pertama dari pihak yang lemah alias motor yang terpinggirkan. Bisa jadi sang motor termasuk yang tidak bisa membaca kode dari kendaraan lain. Mungkin saja sang bus sudah memeberi tanda klakson atau dim/pass beam, namun sang motor tetap melaju.

Kalo dari pihak bus, bisa jadi memang busnya nekad. Sering saya lihat sendiri ketika jadi penumpang bus, apalagi duduk di belakang sopir. Suka ngeri sendiri melihat kelakuan sopir menghadapi para pemotor. Main paksa ambil jalur, biar kata sudah menyalakan klakson dan lampu dim, namun kalo kondisi jalan masih belum clear ya jangan maju. Jadi seolah jadi sapu jalanan yang membersihkan hama-hama agar menyingkir.

Ketika bawa mobil, saya berusaha tidak merugikan para pemotor di jalurnya ketika menyalip. Walau ketika jadi pemotor tidak semua mobil, truk dan apalagi bus, memperlakukan saya sebaliknya.

Intinya yang merasa kecil dan lemah, mengalah saja.

6 pemikiran pada “Motor Bukan Hama Jalanan Yang Harus Disingkirkan

  1. kwe persis pengalamanku pas mudik numpak montor. nang dalan pantura saurunge Cikampek nek ra salah, jan bis akap kaya kuwe pancen, nganti kedagar-dagar, ngomeih ya pada bae ngomeih lebu wong bise mlayu bae ra urus. nek ketemu sopire jane pengin nylathoni. kayane kudu nggawa lungka nggo mbandhem 😀

    Suka

  2. ulah oknum sopir yg kurang beretika,pernah saya sekali naik bus yg katanya mewah yakni fs**ns* dari purwokerto kek kebumen.saya kira jalannya full safety & kalem eh malah ga karuan.bawanya kasar full ngugal,di depan ketemu sama bus semerek & saya melihat dg mata sendiri itu di depan busnya persis kek fotonya om itu.pengendara motor lawan arah terpaksa turun aspal karena dimakan busnya.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s