Lawan Yang Susah Ditaklukan


MenyalipMelakukan perjalanan pulang 50 km, lewat Karangpucung – Lumbir – Wangon – Cilacap, sendirian dan tepat setelah waktu Magrib itu agak-agak menurunkan semangat. Apalagi setelah seharian pergi ke pelosok desa terpencil di pegunungan dimana rutenya berupa tanjakan rusak belasan kilometer. Ngantuk dan capek, harus apa “tamba ngantuk” nih di jalan.

Menyetel musik yang agak berisik lumayan mengusir sepi, tapi masih kurang semangat nih. Kertemu mobil lain, pada santai semua, malah makin bikin turun semangat. Akhirnya menjelang Lumbir, ketemulah dengan “tamba ngantuk” tersebut.

Ketemu truk trailer yang melaju kencang, kemungkinan besar dalam kondisi kosong. Melaju dengan badan lebarnya, trailer ini benar-benar invincible. Di tikungan dia makan 3/4 badan jalan, kecuali berpapasan, dia kembali ke jalurnya dengan menurunkan kecepatan. Trek lurus dan kosong dia melaju sampai sekitar 60 km per jam, susah disalip. Saya tempel terus sepanjang Lumbir – Wangon, tidak ada celah sedikitpun. Bahkan masuk Wangon, trailer ini malah menyalip sesama truk besar di depannya, sementara yang lain cuma ngikutin. Hanya ada ada dua yang bisa menyalipnya, Supra Fit yang agak “gila”, menyalip di Lumbir, dan MegaPro menyalip di depan SPBU Wangon. Sampai lampu merah Wangon, saya siap-siap say gud bae, karena biasanya truk panjang ini akan lurus ke timur, eits… ternyata dia sein kanan alias arah Cilacap, searah dengan saya, down down down. Akhirnya belok warung sate dulu biar semangat bertambah. Nanti pasti akan kesusul lagi mengingat jalur Wangon – Cilacap tidak bisa buat yak-yakan kendaraan besar.

 Habis mengisi perut, jadi greng lagi! Susuri jalan dengan gembira, sempat kejar-kejaran dengan Panther Grand Touring plat AB, menjelang Jeruklegi saya bisa sedikit lebih berani karena hapal jalur. Menjelang Bandara Tunggulwulung, beneran ketemu lagi sama Trailer tadi. Tempel lagi, dan selepas Bandara saya berhasil melibasnya. Puas… hahaha… Walau perjalanan jadi molor 1/2 jam plus 1/2 jam untuk makan sate. Itulah “tamba ngantuk di jalan”. Kalo sudah benar-benar ngantuk mending mingir dulu.

 

Posted from WordPress for Android

Iklan

6 pemikiran pada “Lawan Yang Susah Ditaklukan

  1. emang gila truk kek gini kalo ngebut,mentang2 torsinya gede pake ban gede ngebut gitu meski bodinya panjang.saya disalip truk gitu hanya bisa terpana,geleng2 kepala & ngeri liatnya ckck

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s