Kesan Dan Pengalaman Ber-Kijang Kapsul


Kijang Pickup

Toyota Kijang memang melegenda, walaupun sekarang telah menjadi Kijang Innova yang lebih dikenal dengan Innovanya saja, selengkapnya baca Wikipedia. Kendaraan ini termasuk pelopor kendaraan keluarga yang bermoncong. Dan yang aneh itu biasanya kendaraan boros akan dihindari, dan harga jual kembalinya akan jatuh. Namun khusus untuk kijang ini sudah boros tapi laris, harga second-hand-nya tinggi, aneh kan?

Saya akan cerita kesan saya dengan sebuah Kijang Kapsul Pickup tahun 2006 dimana saya sering mengemudikannya. Kendaraan ini adalah kendaraan operasional kantor, jadi masalah konsumsi BBM tidak diulas hehehe :mrgreen:

Kijang ini saya mengenalinya sejak 2012. Sering membawanya ke daerah terpencil dan jalan rusak, menanjak, mesin 1800 ccnya memang bertenaga. Berikut beberapa kesan saya tentang mobil ini:

  • Setir-nya walaupun belum Power Steering namun termasuk enteng daripada mobil saya sendiri.
  • Gigi 1 dan 2 nafasnya panjang, enak buat tanjakan. Walau gigi 3 dan 4 agak terlalu dekat rasionya, gigi 5 jarang digunakan. Enak buat pelan maupun kencang.
  • Performasnya mumpuni, jambakan setan kijangnya terasa. Akselerasi galak, enak buat menjabani kendaraan lain di jalur Karangpucung-Lumbir-Wangon. Mengimbangi kendaraan Niaga (Tronton, Tralier, Engkel dan Pickup yang rata-rata kencang), Bus Malam dan Avanza (kenapa Avanza? Yah you know lah). Kalo top speed? Ah tidak perlu, gigi 5 saja bisa dibilang tidak pernah dipakai, yang jelas baut nyalip tuh enak.
  • Tenaga tidak terlalu drop ketika mengangkut barang berat (maklum pickup).
  • Kabin masih lumayan lega untuk bertiga sekalipun.

Kalo ingat sensasi tenaganya, jadi pengin punya kijang kapsul, sayang harganya tinggi.

 

Iklan

13 pemikiran pada “Kesan Dan Pengalaman Ber-Kijang Kapsul

  1. nih mobil langka ditemui di jalanan sini,yg punya lurh sebelah versi diesel lgx bunyi dieselnya keras gemerutuk gitu.
    entah kenapa mobil kijang saya non PS kalo kalo balik setelah manuver berat yo om?jadi setelah belok trus balik ke posisi steer normal itu berat bgt apalagi kalo puter balik full berat bgt.
    1800cc gede bgt,harusnya kenceng hehe.saya aja 1500 dah cukup boros,tenaga ga usah diperes alias pelan2 saja 🙂

    Suka

    • 1500cc lebih boros dripada 1800cc om, cz yg 1500cc tenaganya kurang, jadi seringnya ngegas dalem-dalem, apalagi pake ac kijang 5k saya kira-kira dapet FC 1:6 dlm kota.
      kalo 1800cc tenagany lumayan, jdi bisa dibawa halus.

      Suka

        • sebenernya bisa agk irit sih om, cuma harus extra sabar disusul kendaraan lain & memanfaatkan fitur mandi saun aka non-Ac. hahaha…..

          tpi kalo bawa keluar kota lumayan lah bdg-crbon pp 250rb isi bensin 😀

          Suka

          • haha,ga biasa non AC yah om?
            qadarulloh kijang super saya ACnya bocor jadi ga dipasang ACnya.lagian saya juga ga biasa pake AC & bisa irit bensin juga hehe.mahal repair ACnya sekitar 700ribuan hehe 😀
            kalo saya mah main aman wae om di jalan, speed max 70 bawa penumpang.disalip truk sih cuek saja om yg penting biar slow asal irit haha 😀
            sebelumnya saya pake carry 1000cc PP ke tujuan bensin 50ribu,eh pake kijang 1500 malah 100ribu hehe

            Suka

  2. kijang 7k tenaga selisih jauh sama yg 5k ya?? Saya pakai yg 5k tenaganya boyo amat.. Bikin frustasi di lampu merah n tanjakan. Soal fc kalau super sabar bisa lumayan, asal rela aja diselip truck penuh muatan di lampu merah…hahaha

    Suka

  3. pernah bawa kijang tahun 96, 1800 cc kayaknya, naik ke kawasan tawangmangu isi 10 mahasiswa termasuk aku.. padahal aru pertama nyetir di tanjakan.. setelah di tawangmangu tukeran posisi sopir lanjut ke perbatasan karanganyar-magetan juga tete[ enak aja tenaganya.. :mrgreen:

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s