Tentang Pass Beam (Lampu Dim), Pemotor Banyak Yang Kurang Paham


Lampu Dim

Pass Beam atau dikenal di sini dengan nama Lampu Dim (perlu rujukan yang benar apakah Dim itu perubahan dari Beam, karena dimmer itu artinya menyurutkan/semacam potensiometer), dari arti katanya jelas lampu untuk mendahului. Mendahului yang bagimana? Kalo di luar negeri itu “MEMBERI IJIN” kalo di dalam negeri “MEMINTA IJIN”, seperti yang saya baca di Blognyamitra, lampu dim justru untuk mempersilahkan kendaraan lain memotong jalan.

Oke kita pakai “kebiasaan” yang ada di dalam negeri, lampu dim umumnya digunakan untuk minta ijin untuk mendahului mana kala dianggapnya ruang untuk menyalip itu terbatas, jadi mohon ijin kendaraan dari arah berlawanan untuk sedikit melambat. Walaupun ada kalanya terkesan “MEMAKSA” namun sesama pengguna mobil (selain motor) biasanya sudah paham akan hal ini.

Nah beda lagi ketika kita sebagai pengendara mobil, minta ijin untuk menyalip atau memotong jalan atau menyalip, ketika berhadapan dengan pengendara sepeda motor. Banyak diantara mereka yang tidak paham arti lampu dim ini.

  • Seringkali ketika memotong jalan ke kanan, saya tekan tuas lampu dim, motor dari depan tetap melaju, ketika sudah dekat baru kebingungan dan sering kali dengan mata melotot.
  • Ketika malah hari ada motor jalan di tengah, saya tekan PASS BEAM hendak menyalip (logikanya terlihat dari spion), mereka tetap anteng saja dengan santai melaju di tengah. Ketika diklakason baru berpindah jalur.

Lampu dim ini juga sering kali digunakan sebagai sapaan, misal kita papasan dengan kendaraan yang kita kenal, kita kasih “kedipan” pada mereka.

Penggunaan lain adalah untuk ekspresi kemarahan, ketika merasa benar, seorang pengendara sering menyalakan lampu dim kepada kendaraan di arah berlawanan yang dianggap memakan haknya tau ngawur.

Masih banyak ulasan tentang lampu dim ini, kapan-kapan disambung lagi.. CMIIW

Iklan

11 pemikiran pada “Tentang Pass Beam (Lampu Dim), Pemotor Banyak Yang Kurang Paham

  1. lmp dim motor sering ra kanggo nggawe, saking akehe motor ndean dadi sekarepe dewek.
    dim byar pet ben arah lawan ra nganggo lmp jauh soale silau, tetep bae dipanteng.
    nek mubil sing tek kedipi langsung ganti lampu pendek

    Suka

  2. Soalnya banyak pengendara motor yang awan peraturan lalu lintas. Bisa dilihat dari mereka (Pengendara motor) yang memiliki SIM namun melalui jalur “tembak”. Memang saya gk ngelarang orang mau pake jalur apa demi punya SIM, tapi peraturan lalu lintas kudu paham. Gk asal naik motor terus gas rem doang. (¯―¯٥)

    Suka

  3. kalo aq biasanya nge dim pas pake mobil aja, pake motor jarang banget.. itupun biasanya kalo minta jalan, mempersilahkan pengendara lain lewat atau menyapa pengedara lain yang kebetulan kenal atau kendaraanya setipe *sokakrab

    Suka

  4. percuma mas pasang pass beam , la wong di indo sim aj pd nembak , ya nembak si gamasalah tp kan ttp dipelajari juga peraturan lalu lintas nya , kaya ane , krna gda waktu terpaksa nembak tp ane dh belajar soal berkendara + udh latian manuver berkali” , yg bahaya ,kl org asal bsa naek motor trs nembak sim , nah , sring ktmu ane , org dri gang keluar ke jalur lurus langsung maen nyelonong galiat kanan kiri , ga sein pula ,kan bahaya.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s