Cewek Penyuka “Blue”


cewek-penyuka-biru-jpg

Malam minggu selepas Isya, jalanan kota Cilacap meningkat keramaiannya. Tua-muda, bermotor maupun bermobil tampak menuju pusat kota untuk mencari hiburan atau berbelanja. Maklumlah biarpun 27 adalah tanggal tua, namun bagi karyawan swasta justru sudah gajian.

Bermacam-macam tingkah laku pengguna jalan baik yang benar maupun yang tidak sesuai kaidah berbaur di sini. Di suatu lampu merah, tampak di sisi median sebuah bebek keluaran baru, dikendarai dua ora remaja putri berhenti di belakang garis, tertib. Namun ada yang menarik ketika melihat panel speedometer Revo Fi tersebut. Tampak indikator biru menyala. Lho berarti sepanjang jalan dan seterusnya mereka berjalan dengan hi-beam! Wah nggak bener nih.. Apa mentang-mentang cardigan dan jeansnya biru jadi ikut dinyalakan warna birunya.

Lampu jauh itu secara aturan dan secara etika hanya digunakan sebentar. Ketika dibutuhkan untuk melihat medan di depan atau sebagai pass-beam (lampu dim). Lampu jauh ini akan menyilaukan pengguna jalan dari arah berlawanan. Berbahaya dan memancing emosi.

Berarti pengendara remaja ini tidak tahu aturan lampu jauh. Atau parahnya bahkan mereka tidak tahu indikator biru artinya lampu jauhnya aktif. Artinya mereka cuma tahunya motor jalan, isi bensin. Dan yang seperti itu banyak berkeliaran di jalanan, baik di desa maupun kota.

Kembali ke dua cewek tadi, ada pengguna jalan lain yang berusaha memperingatkan mereka. Namun karena deru knalpot dan mereka sendiri ngobrol, peringatan itu tidak tersampaikan.
Lampu hijau menyala, masing-masing kendaraan melaju menuju tujuan masing-masing.

Posted from WordPress for Android

12 pemikiran pada “Cewek Penyuka “Blue”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s