Espass Vs Futura, Pilih Mana? (1)


Espass vs Futura

Espass apa Futura? Pencari mobil second yang “mengutamakan fungsi daripada gengsi” barangkali punya dua opsi seperti ini untuk kendaraan yang dicarinya. Karena nama dua mobil ini yang menjadi ikon minibus-sebagai kendaraan penumpang-sebelum era MPV bermoncong yang sekarang merajai jalan di negeri ini. Kira-kira bagus mana sih antara Espass dengan Futura?

Trivia

Espass sebenarnya salah satu model dari Daihatsu Zebra yang mengadopsi body streamline dan fitur yang lebih modern di jamannya. Dan sebenarnya Zebra Espass cuma beredar antara tahun 95-99, generasi setelahnya nama Espass hilang, hanya dipakai nama Zebra.

Sedangkan Futura adalah varian Suzuki Carry dengan perubahan bentuk yang lebih membulat dan ukuran yang lebih besar daripada Carry Extra. Dan sama juga dengan Espass, nama Carry Futura juga tidak terlalu lama dipakai, kerena generasi selanjutnya, nama Futura hilang, digantikan dengan Carry saja.

Namun karena basis bentuk keduanya masih dipakai ke generasi selanjutnya, sehingga nama keduanya terus dipakai oleh masyarakat. Bahkan nama Carry 1.5 DRV yang sekarang masih dijual, tetap saja dipanggil Futura.

Jadi di sini hanya akan dibandingkan antara Espass dengan Futura bukan Neo Zebra (Master) dengan Carry DRV, berdasar sedikit pengalaman.

Penampilan dan Fitur

Espass menawarkan fitur modern di jamannya untuk kelas minibus, berusaha memasukkan sedikit fitur sedan di dalamnya:

  • Bentuk stramline, posisi pengemudi sedikit mundur dai kaca depan.
  • 5 pintu dimana baris kedua sudah ada pintu kanan kiri.
  • Pintu sliding, pada jamannya barangkali masih asing, kalo jaman sekarang Serena, Alphard atau Elgrand juga menggunakan pintu sliding. :mrgreen:
  • Pintu belakang hatchback (membuka ke atas).
  • Interior modern (posisi setir seperti sedan, bentuk dashboard, ac dan tape).
  • Eksterior juga modern (hilangnya talang air di sisi luar, lampu belakang tinggi).
  • Kaca tengah sudah model engkolan naik turun ke bawah.
  • Kapasitas 7 orang dengan captain set jadi ada lorong di tengah untuk keluar masuk penumpang baris ketiga, semua kursi hadap depan.
  • Mayoritas body keluaran Karoseri pabrikan alias Astra, memang ada keluaran karoseri luar, namun sangat sedikit.

Fitur bawaan Futura memang standar minibus, bahkan pernah ada tagline “Ini Minibus Bukan Sedan”

  • Body depan pendek, posisi setir tegak
  • Dashboard dan interior juga standar minibus
  • Body buatan karoseri luar pabrikan.
  • Interior banyak macamnya tergantung keluaran karoseri, ada yang 3 baris hadap depan dengan lorong di sisi kiri untuk keluar masuk penumpang, ada yang baris belakang face to face.
  • Kebanyakan baris kedua cuma ada pintu sebelah kiri
  • Talang air masih diluar, kaca pintu tengah model geser depan belakang.
  • Pintu belakang ada yang membuka ke atas namun setengah, ada juga yang membuka ke samping, sekali lagi tergantung karoserinya.
  • Lampu belakang melebar seperti milik sedan, ada juga yang berada di bumber bawah.

Secara fitur dan penampilan, Espass lebih modern untuk jamannya. Walau untuk jaman sekarang fitur tersebut sudah jadi sesuatu yang jamak. Sedangkan Fufura tetap menggunakan fitur standar minibus di jamannya, kalo dibandingkan, bahkan Kijang Grand Extrapun masih menggunakan kaca geser di pintu baris keduanya.

CMIIW

(bersambung)…

Posted from WordPress for Android

Iklan

17 pemikiran pada “Espass Vs Futura, Pilih Mana? (1)

  1. Ping balik: Espass Vs Futura 2 | Maskur's Blog

  2. Ping balik: Duel Hatchback 30-40 Jutaan, Amenity Vs Winner | Maskur's Blog

  3. menurut pendapat saya
    futur4 drv : mesinnya saya akui bandel banget,buat nanjak2 enak kayak APV,kekuranganya bensinnya boros.(gk cocok buat di kota2)
    solusinya simple ganti pengapian racing(cdi,kabel busi,busi,koil),
    remaping ecu(khusus mesin G13B)

    Espass,bensinnya irit,tp kalau di pakai naik gunung plus jalan macet mesinnya gampang Oh( OverHeat)
    solusinya ganti radiaotor punya zebra lama,ganti dinamo kipas pendingin yg
    rpmnya lebih tinggi,plus baling2nya juga di ganti yg lebih banyak bilah dan sudut tekuknya.(anginnya lebih banyak),
    kalau memang di pakai perjalanan jauh dan menanjak ekstrim,saran saya lebih baik kasih 2 kipas pendingin sekaligus.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s