Balada Motuba, Bahkan Urusan Bau-pun Bisa Mengkhawatirkan


Mencium Bau

 

Tentang motuba lagi, selain sensitif dengan bunyi-bunyian tak beres, ternyata indra yang lain yaitu penciuman juga jadi menjadi lebih peka.Contohnya seperti ini:

  • Ketika di parkiran, berjejer dengan mobil lain, ketika akan naik setelah diparkir beberapa waktu lamanya. Kemudian tercium bau oli, langsug curiga dan berusaha mengintip kolong motuba siapa tahu oli kita yang bocor.
  • Lagi jalan, tercium baru bensin, padahal jauh dari SPBU atau penjual eceran, langsung terbayang tanki atau saluran bensin yang bocor, juga hati tak tenang ingin mengecek tutup bensin apakah tertutup dengan benar atau tidak.
  • Habis macet-macetan atau menanjak, tercium bau kampas gosong, langsung kepikiran kampas kopling motubanya.

Begitulah pemilik motuba, kita begitu perhatian atas “kesehatan” kendaraan, melebihi kesehatan diri sendiri.

15 pemikiran pada “Balada Motuba, Bahkan Urusan Bau-pun Bisa Mengkhawatirkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s