Review 2 Minggu Dengan Evercoss A7S


image

Akhirnya bisa merasakan Android yang layarnya cukup lebar. Setelah 4 tahun memakai layar 3.5 inci. Pakai merk lokal Evercoss seri A7S, yang menurut beberapa kenalan, cukup bagus.

Kok tidak beli yang branded, yang spek tinggi dsb dsb… Saya bukan orang yang suka main game, jadi spek A7S yang RAM nya cuma 512 masih terasa cukup. Meningkat dari sebelumnya Galaxy Ace yang cuma 256. Branded? Sayang di harga (baca : tidak ada anggarannya :mrgreen: ).

Berikut kesan saya tentang ponsel ini:

Fisik

Dapat HH berwarna putih, bobotnya termasuk berat, dari spek disebutkan 154 gram. Selain itu plastik belakang (tutup batre) terlalu licin, beberapa kali hampir jatuh karena terpeleset. Model plastik seperti ini juga lebih mudah tergores.

Performa

Walau speknya tidak terlalu wah, namun cukup untuk kebutuhan saya. Tidak perlu saya test menggunakan Antutu Benchmark dan semacamnya, yang penting perfoma buat digunakan sendiri. Yang sedikit kurang nyaman adalah HH ini mudah panas ketika digunakan, terutama body bagian bawah, ketika panas lebih baik pegang bagian atasnya.

Mengenai batre yang kabarnya boros, ini juga relatif. Untuk Android saya kira masih wajar daya tahan batrenya.

Kamera

Ini salah satu alasan saya memilih A7S. Banyak reviem dan testimoni yang menyatakan kameranya bagus. 8 MP di belakang dan 1.3 Mp di depan tampaknya cukup menjanjikan. Mari kita coba dengan HH saya yang lain, Samsung Galaxy Ace.

Bertukar objek foto, A7S memotret Ace, sementara Ace memotret A7S dan hasilnya…. untuk Kamera memang antara Branded dan merk level di bawahnya itu hasilnya memang tidak bisa bohong. Mungkin salah satu alasan kenapa yang bermerk itu mahal adalah masalah sensor kamera.

image

Hasil di atas tanpa menyalakan flash, kondisi cahaya kamar remang-remang. Hasilnya kamera Ace yang cuma 5 Mp tampak lebih jelas dan minim noise, jika di zoom juga masih jelas. Sementara kamera A7S walau 8 MP namun kurang jelas, banyak noise dan ketika di zoom gambarnya pecah.

Untuk foto dengan cahaya cukup di luar rauangan, barangkali masih imbang, namun sekali lagi ketika di zoom, maka gambar hasil tangkapan A7S pecah.

imageSatu lagi adalah ketika memotret layar yang mengeluarkan cahaya. Kamera A7S susah menangkap detail yang terpapar di layar tersebut. Beda dengan kamera Ace yang bisa menangkap objek di layar dengan lebih baik.

Kesimpulan : Cukup puas menggunakan A7S yang terjangkau ini. Namun masalah kamera sebenarnya sedikit mengganjal. Kamera memang tak bisa bohong, yang branded lebih baik.

Iklan

9 pemikiran pada “Review 2 Minggu Dengan Evercoss A7S

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s