Menyajikan Foto Tanjakan Dan Turunan Itu Tidak Gampang


Kecelakaan Turunan Bleber

 

Dapat kiriman foto kecelakaan di suatu tempat yang saya kenal, saya menyimpulkan oooo ini tempatnya di sini, foto diambil dengan arah turunan. Ternyata setelah saya lewat di lokasi, masih ada marking di sana dan persepsi saya terbalik. Yang saya kira arah turunan teryata arah tanjakan. 

Menyajikan foto tanjakan dan turunan memang tidak mudah.

Kesulitan pertama adalah beda persepsi, yang arah tanjakan dikira turunan, atau dikira jalan datar.

Memotret Tanjakan Dan turunan (9)Seperti foto di atas ketika saya tanya beberapa orang, ternyata jawabannya macam-macam, ada yang bilang arah tanjakan, arah turunan bahkan jalan datar. Padahal foto tersebut diambil dengan arah turunan.

Memotret Tanjakan Dan turunan (3)

Nah dengan penyajian seperti ini baru jelas bahwa jika kita menghadap ke depan itu artinya tanjakan.

Memotret Tanjakan Dan turunan (6)

Yang ini juga mudah diketahui bahwa jika kita maju = turunan. Bisa dilihat dari background sawahnya.

Intinya jika ingin menunjukkan foto berupa tanjakan maupun turunan, kita harus menyertakan objek di sekitanya seperti tebing maupun background.

Selain beda presepsi arah, ternyata menyajikan foto KECURAMAN tanjakan/turunan juga sulit. Yang ini perlu pakar fotografi untuk menjelaskan.

Posted from WordPress for Evercoss A7S*

Iklan

9 pemikiran pada “Menyajikan Foto Tanjakan Dan Turunan Itu Tidak Gampang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s