Puisi : Keluhan Pemakai Jalan


Jalan rusak! sudah biasa, keseharian ditemui. Banyak faktor yang mempengaruhi diantaranya faktor teknis, faktor alam, faktor anggaran dan faktor politik. Faktor alam bisa dicover dengan faktor teknis, walau kadangkala terbatas di faktor anggaran, namun faktor terakhir itu yang tidak bisa “dihitung” kecuali oleh politik sendiri. 😦image

 Berikut keluhan seorang pengguna jalan di wilayah Cilacap bagian barat yang dituangkan dalam sebuah puisi

PUISI KELUHAN PENGGUNA JALAN

==
Intensitas hujan masih cukup tinggi
Menyebabkan lubang di jalanan bertambah lagi
Dan tampaknya belum ada upaya tambalisasi
Tuk meminimalisir kecelakaan yang terjadi
===
Lihatlah bagaimana jalan di Prumpung Cipari
Lihatlah jalan di Karang Bawang ujung wetan Bantarsari
Lihatlah jalan dari Karang Pucung sampai Cinangsi
Atau jalan di Madura Wanareja, Cilanggir, Pahonjean yang sering dilintasi
===
Dari sekian kondisi buruk jalan yang terjadi
Bahkan harus ada upaya yang lebih dari tambalisasi
Sekaliber Umar saja takut bila satu lubang bikin keledai mati
Sedang di kita, lubang jalan sudah di sana-sini

===

PUISI JAWABAN OLEH ORANG BINA MARGA

lelang pun belum dimulai. pemilihan lokasi juga

mengikuti kepentingan sana sini..

tak sesuai hati nurani

orang dinas cuma mengikuti…

apa dawuh para petinggi

banyak kasus yang terjadi

yang diusulkan dicueki

yang masih bagus dibangun lagi

 

DISINI KADANG SAYA MERASA SEDIH


 

Iklan

4 pemikiran pada “Puisi : Keluhan Pemakai Jalan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s