Dilema Pembangunan Jalan, Yang Rusak Dilestarikan, Yang Bagus Didanai Terus


Jalan Macet Karena Pembangunan Jalan

Jalan rusak, lagu lama di negeri ini, mungkin hanya wilayah tertentu di negeri ini yang jalannya selalu halus mulus. Pembangunan sebenarnya setiap tahun selalu dianggarkan, dan itupun belum bisa mengakomodasi seluruh kepentingan masyarakat, karena dana yang tidak tak terbatas sementara kepentingan masyarakat jauh melampaui hal tersebut. Nah skala prioritas ini yang harus pintar-pintar dalam pengaturan dan hal tersebut memerlukan kemampuan seseorang dan tim uang solid.

Nah selain kesolidan, karena ada jenjang pemerintahan maka perlu ada kordinasi yang bagus baik dari level atas ke level bawah. Yang atas biasanya memegang kuasa dan tentunya dana lebih, sementara yang bawah menguasai wilayahnya dengan detail.

Mungkin karena kurangnya koordinasi, maka dana pembangunan bisa turun di lokasi yang “kurang tepat”. Bisa jadi dana dari “atas” langsung dialokasikan di lapangan tanpa melibatkan pemerintah di daerah tersebut. Yang sudah rusak dilestarikan seperti itu-itu saja, sementara yang sudah bagus malah terus dibangun. Belum lagi ada campur tangan “makhluk lain” yang hanya membela daerah yang mendukungnya.

Nah penilaian masyarakat selalu mengarah ke siapa saja yang terkait dengan kegiatan jalan. Sering terdengar suara semacam ini :

“Mau orang pusat mau orang provinsi, mau jalan nasional, mau jalan provinsi, mau jalan kabupaten, mana saya tahu. Pokoknya jalan rusak dibiarkan, dananya dimakan dimana sih, masuk perut siapa nih!”
“Ingat itu duit rakyat, sama-sama bayar pajak kok, san bagus ini jelek!”

Dan semacamnya…

*)awastulisaninimengandungcurhatanpenulis :mrgreen:

 

Iklan

9 pemikiran pada “Dilema Pembangunan Jalan, Yang Rusak Dilestarikan, Yang Bagus Didanai Terus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s