Analisa Korosi Pada Sambungan Knalpot


knalpot xeon karatan di sambungan

Knalpot sepeda motor yang letaknya ada di bawah adalah bagian yang paling rentan dalam terjadinya korosi. Korosi pada knalpot secara tinjauan visual terjdi karena hal-hal berikut :

  • Karena kotoran yang bercampur air dan melekat terlalu lama.
  • Korosi pada knalpot dapat pula disebabkan karena kondensasi. Perbedaan suhu antara bagian luar dan bagian dalam knalpot dapat menyebabkan korosi. Kerusakan karena kondensasi dapat terjadi lebih cepat pada daerah yang memiliki kadar garam tinggi, misalnya daerah di pesisir pantai.
  • Selain dua hal di atas, korosi pada motor dapat terjadi karena terdapat air yang mengendap dalam knalpot, air yang bersih pun dapat menyebabkan korosi.

Secara ilmiah penyebab korosi pada knalpot dalam hal ini adalah korosi Atmosfer, dimulai dari sambungan/klem antara Silencer dengan leher knalpot. Sehingga dapat diindikasikan secara umum, penyebab korosi pada klalpot terjadi karena memenuhi syarat sebagai berikut:

  1. Adanya jenis metal yang berbeda, dalam hal ini silencer dan leher knalpot diikat dengan klem dengan material yang berbeda. Bahan metal untuk knalpot adalah pelat baja, sedangkan bahan klem adalah logam yang bersifat lebih lentur, kemungkinan mengandung unsur aluminium.
  2. Kedua logam berhubungan, karena merupakan sambungan dan pengikatnya jelas dua logam tadi (knalpot dan klem sambungan) berhubungan.
  3. Ada elektrolit, dalam hal ini adalah air. Knalpot letaknya ada di bawah dan sering luput dari perhatian. Sehingga air jalanan yang tercampur berbagai macam bahan menjadi elektrolit terjadinya korosi. Selain air kotor, elektrolit yang juga ikut berperan adalah air yang berupa embun yang menempel ketika hujan.

Korosi dari sambungan ini merupakan korosi seragam/korosi uniform. Korosi ini terjadi dg proses elektrokomia yang intensitasnya seragam pada seluruh permukaan logam. Jadi dalam hal ini reaksi okdidasi dan reduksi terjadi secara acak di seluruh permukaan tsb. Ini merupakan bentuk korosi yang paling umum dan banyak dijumpai.

wpid-Knalpot-ber-cover-03-Semprot-cairan-anti-karat.jpg

Berikut tips merawat knalpot sepeda motor agar tidak berkorosi.

  • Salah satu cara untuk meminimalisir knalpot berkorosi adalah dengan mencuci motor secara rutin, terlebih lagi setelah kehujanan. Kemudian knalpot dikeringkan setelah dicuci.
  • Oleskan pelumas di secara rutin di bagian-bagian knalpot. Pelumas ini bisa berupa oli atau cairan anti karat semacam WD40
  • Menuangkan sedikit oli ke dalam knalpot saat memanaskan motor. Cara ini sebenarnya tidak disarankan karena akan rawan menimbulkan kerak, jika tidak terbakar dengan baik. Selain itu oli dari knalpot yang terbakar juga menimbulkan polusi
  • Mengecat bagian-bagian kenalpot utamanya leher knalpot dan klemnya. Cara ini dilakukan untuk mencegah korosi lebih lanjut. Jadi ketika knalpot sudah terkorosi, kita bersihkan korosi yang ada kemudian mengecatnya menggunakan cat tahan panas.
-----tugas mata kuliah durabilitas bahan-----
Iklan

2 pemikiran pada “Analisa Korosi Pada Sambungan Knalpot

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s