Part Bekas Sehabis Mbengkel Ditinggal Atau Dibawa Pulang?


unboxing-shockbreaker-forsa03.jpg.jpeg

Punya kendaraan dalam jangka waktu cukup lama, sering kali kita mesti melakukan penggantian part yang tergolong slow-moving, Nah bagi yang terbiasa melakukan penggantian di bengkel (seperti saya) kira-kira part lama yang sudah tidak dipake lagi itu dibiarkan ditinggal atau dibawa pulang?

Kalo saya sendiri pilih-pilih, ada yang ditinggal atau dibawa pulang. Namun kebanyakan saya bawa pulang, karena :

  • Untuk contoh parti asli jika suatuu saat melakukan penggantian kembali
  • Beberapa part walau tergolong common, namun tergolong “berat” dan berbahan logam, lumayan nih kalo banyak bisa diloakin heheh.
  • Untuk jaga-jaga siapa tahu part lama itu bisa direparasi dan digunakan kembali, ketika duit lagi mepet.
  • Takut siapa tahu ada penyalahgunaan.

Kadang juga ada yang ditinggal karena malas, misalkan diloakin sama si bengkel yang terserah. Kadang juga ditinggal karena Jaim, partnya udah belepot kotoran, kerak, karat dan sebagainya, hehe gengsi dikit lah mau masukin plastik lalu dibawa pulang.

Bagaimana dengan anda?

Iklan

10 pemikiran pada “Part Bekas Sehabis Mbengkel Ditinggal Atau Dibawa Pulang?

  1. Dulu pernah ngumpulin. Ternyata berkarung karung menuhin rumah. Sekarang tinggal di bengkel ajah. Terserah mau diapain sama si bengkel.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s