Mobil Berhenti Di Perempatan, Parkir Atau Berhenti?


Mobil Parkir Di perempatan lalu lintas

Kemarin sempat heboh antara Parkir dengan Berhenti, karena video debat seorang sopir dengan polisi, berlanjut ke meme-meme komik yang beredar. Lha kalo mobil di atas itu statusnya parkir atau berhenti?

Mobil ini milik Toko Bahan Bangunan yang ada di pojokan perempatan. Statusnya berhenti lamaaaa. Posisinya ada di pojokan dan bahkan makan ruas jalan. Menghalangi pandangan dan ruang untuk kendaraan yang belok kiri. Walau tergolong jalan yang tidak terlalu ramai namun apa pemiliknya nggak mikir ya.

Kalo dari peraturan bagaimana sebenarnya, mari kita simak

Dalam pasal 43 UU LLAJ No 22 tahun 2009 dikatakan bahwa Fasilitas Parkir di dalam Ruang Milik Jalan hanya dapat diselenggarakan di tempat tertentu pada jalan kabupaten, jalan desa, atau jalan kota yang harus dinyatakan dengan Rambu lalu lintas, dan/atau Marka jalan. Ada beberapa tempat yang melarang parkir di pinggir jalan :

  • Jalan nasional dan jalan provinsi
  • Pada jarak 6 m sebelum dan sesudah hidrant
  • Parkir di pinggir jalan sebaiknya dilarang pada jalan 2 arah yang lebarnya kurang dari 6 m.
  • Pada jarak 6 m sebelum dan sesudah zebra cross
  • Pada jarak 25 m dari persimpangan
  • Pada jarak 50 m dari jembatan
  • Pada jarak 100 m dari perlintasan sebidang

Ternyata banyak juga yang dilarang, dan banyak juga yang melanggar. Tapi khusus yang parkir di perepatan itu memang TERLALU
Baca Juga

Iklan

5 pemikiran pada “Mobil Berhenti Di Perempatan, Parkir Atau Berhenti?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s