Spanduk “Hormati” Biar Kekinian


spanduk hormati mobil tua

Hormati yang tidak.. bla..bla..bla, heboh dan jadi viral di Socmed dan tentu juga masuk koran dan TV. Ada yang curhat di medsos jaman dulu belum ada yang kayak gini. Intinya memang satu, ada media sosial, coba kalo cuma dimuat dikoran, orang nggak bisa komen-komen sembarangan, paling cuma dibahas sama orang sekitar.. heheheh

Eh spanduk di atas, boleh dong yang tua-tua minta dihormati, yah maklum udah tua itu pasti beda sama yang muda, terutama kenyamannannya.

Kembali ke masalah menghormati tadi, sebenarnya guampang, seperti ini harusnya

Saling Menghormati

Lah yang di sono-sono pemegang kekuasaan pasti ngalami Era Butir-butir P4 sama Penataran Pancasila, anak Sekolah jaman dulu juga pasti hafal butir-butir yang jumlahnya ada 36 kalo nggak salah, di sana sudah tertulis :

Sila pertama

3. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa

6. Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing

Sila kelima

4. Menghormati hak orang lain.

Eh iya, sekarang Pancasila ada udah lupa apalagi Butir-butir P4 yang katanya peninggalan Orba. Seiring Transformasi dari Pendidikan Moral Pancasila (PMP) menjadi Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan (PPKn) lalu jadi PKN (entah apa kepanjangnnya yang jelas Pancasilanya ilang). Katanya Pancasila itu Sumber Hukum Tertinggi, piye jal?

GIF tepokjidat

Memang perlu BERUBAH nih?

Saga GIF

Salam Henshin!

Iklan

4 pemikiran pada “Spanduk “Hormati” Biar Kekinian

  1. yang sedang ujian harus menghormati yang tidak sedang ujian.. jadi kalau berisik diluar ruang ujian harap menghormati…

    Suka

  2. ada puasanya yg mau dihormati?
    hormaaat geraakk !!!

    klo orang lain ga boleh makan dan minum di tempat umum, yg puasa juga ga boleh di tempat umum, adil kan? Bnyk yg kurang piknik, ga ngerti apa pengertian tempat umum, hahahaha

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s