Jari Tengah!


Acungan jari tengah, apakah membuat kita tersinggung? Kalo saya nggak sama sekali. Walau sudah umum dan budaya ini sudah merasuk ke budaya kita, namun tetep saja tidak ada artinya. Mungkin sama halnya saya yang orang Banyumas diumpatin Kakeane (Pisuhan semarang) atau Diancuk (pisuhan Surabayaan) sama saja hehehhe.


Ini cerita kemarin siang, di suatu pertigaan, ada seorang anak muda (mungkin usia SMP) naik honda beat, pakai kaos, celana pendek, tanpa helm, tanpa jaket. Dia mau memotong jalan di sebuah pertigaan. Karena tampak akan memotong jalur saya, terlihat berjalan cepat, otomatis saya pencet klakson. Si anak muda itu spontan mengancungkan jari tengah. Tersinggung? Nggak. Cuma nggak habis pikir dengan sikapnya. Jaman sekarang etika sudah hilang sepertinya. Jangankah di jalan, siswa sekolah ke guru juga sudah tidak hormat seperti dulu. Dan berlaku juga di bidang lain. Hmmmmmmmmmmmm…

(Cilacap 16 Desember 2021, Mencoba mengisi blog seperti awal adanya blog ini dulu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s