Seribu Akal – 3. Pinjam Tangan

Wak Ondok sedang menganyam kukusan, ketika Saba lima sahabat mendatanginya. Pikiran Wak Ondok tidak terpusat lagi jadinya. Ia mengaso sejenak. Wak Ondok bermaksud menggulung rokok, tetapi kehabisan daun nipahnya. “Daun rokok habis… tembakau juga habis….” keluh Wak Ondok seraya menjulurkan kakinya yang barangkali terasa pegal. “Beli saja, Wak!” usul si Jupri sekenanya. “Itulah! Maunya juga…

Seribu Akal – 2. Sesajen

Kebupatian menjadi kabupaten. Pengantian menjadi penganten. Peranian menjadi panen. Saji-sajian menjadi sesajen. Di seluruh kabupaten sekarang ini banyak orang jadi penganten! Hal ini disebabkan karena padi-padi sudah rampung naik ke lumbung. Panen sudah usai. Hari berkah ini biasanya ditutup dengan berbagai macam kenduri. Kenduri umum. Kenduri tanda bersyukur. Ada kalanya berkelompok. Ada kalanya pula jadi…

Seribu Akal – 1.Baterai Bekas

Orang masih ribut-ribut cerita tentang planet Mars. Roket Viking yang mendarat dan alat-alatnya yang macet. Maka kembalilah cerita tentang pendaratan manusia pertama di bulan dahulu, ramai diulang lagi. Jupri dan Lodan berdebat seru. “Mesti ada orang di Mars!” teriak Lodan “Tidak mungkin! Lihat gambarnya, Mars sama saja seperti bulan, kering kerontang,” bantah Jupri

Seribu Akal

Seribu Akal, adalah sebuah judul sebuah buku cerita yang pernah saya bada dahulu jaman SD. Buku ini menceritakan kisah sehari-hari sekelompok anak desa yang ringan namun memunculkan kreativitas. Kisah kelompok anak ini kalo tidak salah pernah difilmkan dengan judul Lima Sahabat.