Njajal Suzuki Adress, Jilid 2

Suzuki Adress, sudah pernah nyoba  di  sini. Tapi dulu impresinya kurang karena nyobanya terlalu pendek lintasannya. Kali nyoba lagi dengan lintasan yang lebih panjang, dan nyoba gas agak dalam. Ternyata, akselerasi Adress ini cukup cepat naiknya. Utamanya dari Nol sampai 60 km/jam. Setelahnya belum nyoba karena keburu ketemu lampu merah.  Sebagai pembanding, pakai motor sendiri…

Akhirnya Datang Juga, Yamaha FreeGo, Kecil Tapi Muat Banyak

Yamaha memulai, matic kecil dengan bagasi besar, dengan memindahkan tanki bensin ke area depan dengan meluncurkan Yamaha FreeGo 125. Lha padahal desain semacam ini sudah ada sejak dulu di luaran sono. Eh di sini ada juga ding, Kymco misalnya. Lha kemarin-kemarin ngapain aja ya? Matic di sini biasa : Motornya kecil, bagasi kecil, yah yang…

Honda SH150i, Oh Yes Oh No!

Yes, muncul lagi sepeda motor matic dengan model yang tergolong baru di pasaran mainstream sepeda motor Indonesia, Honda SH150i. Kok model baru,bukannya biasa saja? Dan sayangnya seperti biasa, suatu produk tidak ada yang sempurna, tetap ada OH YES dan OH NO-nya. OH YES-nya (dan kenapa saya sebut model baru) adalah: Matic dengan dual rear shockbreaker…

Gara-gara Lubang, Tenaga Hilang

Skywave itu enaknya dimana sih? Shock keras, ban rim 16″ sendirian, berat kosong sama dengan motor sport, tenaga pas pasan, tarikan awal lemot… Enakanya ya harus nyoba sendiri lah. Dibalik “katanya-katanya” tadi pasti ada enaknya.  Kalo soal “rasa” : kalo matic semacam Vario terutama model lama itu tarikan alus, tahu-tahu sudah 80 kpj. Kalo model…

Wanita Akan Semakin Kencang

Motor matic berkubikasi terbesar yang dipakai wanita di sini pada umumnya adalah 125 cc. Terbanyak pastinya Vario 125 lalu disusul GT 125. Dengan kehalusan mesin matic, tanpa sadar mereka berlari kencang. Kadang bikin geleng- geleng kepala saja melihat ibu-ibu menjadi juara di lampu merah dengan Varionya, padahal motor ini tergolong berat.