Berani Berbeda Haluan, Tentukan Nasib Sendiri

Berbeda haluan, siapa takut, karena masa depan kita pasti kita yang menentukan, bukan orang lain, walau orang lain semua berbeda arah dengan kita. Namun demi suatu baikan yang akan kita dapatkan dengan berbeda arus tersebut, mengapa musti takut, walau dianggap aneh dan “beda”. Walau ada kalanya kita memang harus ikut arus, jika telah ditentukan peraturannya.…

Helm Murah Juga Butuh Bersih

  Pindah di tempat baru, saya ditanya ketika menenteng helm ke dalam ruangan :”Helm mahal ya, takut hilang kalo di parkiran?” Saya cuma tersenyum, helm merk BMC ini walau pas beli 170 ribu namun tak tergolong helm mahal juga, kalah mahal dengan Ink yang open face yang banyak dipakai. Umumnya memang orang kantor meninggalkan helmnya…

Dilema Helm

Di parkiran, rekan satu unit kerja datang dengan motornya, turun, lepas helm. Namun hem terlepas dan hem HIU-nya jatuh. “Mas sudah nggak musim helm HIU, sekarang musimnya INK openface warna ungu.”, kata saya. Dia menjawab : “Helm mahal-mahal nanti ilang di parkiran, helm (bawaan) Mio aja ilang, mending gini aja, 80 ribuan, maling nggak.doyan.”

Waspadalah Dengan Kunci Motormu

Ini adalah motor di sebuah parkiran. Apa istimewanya? Motor standar, amat banyak terlihat di jalanan. Terus ada apa dengan motor ini. Perhatikan lubang kunci joknya. Yah, kunci motor ini tertinggal di lubang kunci pembuka jok. Untuk lebih jelasnya lihat gambar berikut:

Honda Phantom Di Parkiran BRI II

Di parkiran sepeda motor belakang gedung BRI I, BRI II dan GKBI memang sering ditemui motor-motor yang tidak umum. Pernah saya lihat Cagiva Mito, Piaggio MP3 dan juga seperti Bro Dono yang nemu Honda Hornet. Namun motor-motor tersebut tidak ada yang saya potret seperti Hornet oleh kang Dono tersebut.

Motor Yang Dibenci Tukang Parkir

Tentang motor sendiri lagi. Tentang Suzuki Skywave sudah beberapa kali saya tulis. Terakhir adalah tentang fungsi-fungsinya buat kendaraan keluarga. Ada satu lagi julukan yang tepat buat Skywave, yaitu : Motor Yang Dibenci Tukang Parkir. Kenapa demikian?